SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH TERKEMUKA INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
PERNIKAHAN

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Iis Dahlia - Satrio Dewandoro

Sudah Menunggu Lama

Iis Dahlia merasa plong, lega dan bahagia. Kendati masih dibayangi permintaan peninjauan kembali (PK) mantan suaminya atas putusan cerai, biduanita dangdut ini melangsungkan perkawinan keduanya dengan seorang pilot. Seluruh acara berjalan aman dan lancar tanpa hambatan.

Lega dan bahagia. Itulah yang dirasakan Iis Dahlia (29) setelah menunggu sekian lama untuk bisa menikah lagi. Bertempat di Ruang Birawa Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, hari Minggu (19/5) Iis resmi disunting Satrio Dewandoro (31), pria asal Yogya yang akrab disapa Andri. "Cukup lama kami menunggu waktu untuk bisa menikah dan merayakannya seperti malam ini. Syukur, ternyata semuanya berjalan dengan baik dan banyak teman yang datang," ujar Iis saat jumpa pers usai resepsi lewat pukul 22.00.
Selama menunggu waktu pernikahan, Iis sempat stres menunggu turunnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung perihal perceraiannya dari Dadang Indradjaja, suami pertamanya. Padahal, persiapan menikah sudah dilakukan sejak lama, termasuk mengadu untung memesan gedung yang dilakukan dua bulan lalu, sebelum keputusan Mahkamah Agung turun.
"Untung, Tuhan mengabulkan doa saya dan keluarga yang berharap putusan cepat keluar. Jadi sewa gedung tidak sia-sia," ujar Iis yang menepis isu bahwa dirinya buru-buru nikah karena hamil. "Persiapannya sudah sejak lama, kok," tangkisnya.
Meski kini Dadang mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) atas putusan MA tersebut, Iis tetap melangsungkan pernikahannya. "Menurut pengacara saya, masa idah dihitung sejak keluarnya putusan cerai dari Pengadilan Agama Cibinong. Dengan kata lain, masa idah sudah berlalu dua tahun lalu," ujarnya ringan.
Saat ditanya apakah Dadang diundang, Iis langsung mengelak menjawab. "Tolong jangan sebut lagi nama dia, karena mulai malam ini sudah ada Satrio Dewandoro, suami saya. Jadi, saya harus menjaga perasaannya," elak Iis.
Pasangan yang tengah berbahagia ini ternyata menunda bulan madunya. Pasalnya, Andri yang berprofesi sebagai pilot hanya dapat cuti seminggu. "Untuk sementara, bulan madunya di rumah saja," ujar Iis yang ingin punya anak satu lagi. "Sekarang mau ngebut dulu untuk nambah anak."
Setelah menikah, Andri "mengalah" pindah ke rumah Iis di Cibubur dengan alasan lebih ringkas kalau dirinya yang pindah dibanding kalau Iis dan putrinya, Salsa, yang pindah. Selain itu, Cibubur juga dinilai lebih tenang ketimbang Bekasi, tempat Andri tinggal.

Produser dan Ortu
Pernikahan Andri dan Iis cukup mewah dengan pengamanan lumayan ketat. Wartawan pun hanya boleh melihat dari kejauhan, terutama saat akad nikah. Pasalnya, Iis ingin pernikahannya berjalan dengan khidmat. Para sekuriti yang berjaga-jaga tak segan meminta wartawan untuk menyingkir kalau dianggap terlalu dekat.
"Berdasarkan pengalaman saya waktu datang ke resepsi beberapa teman artis, acaranya enggak genah. Saya khawatir tamu yang tidak diundang juga datang. Padahal saya ingin memberi servis yang baik pada undangan," ujar Iis.
Ditanya berapa biaya yang dihabiskan untuk pernikahan mewah yang menyebar 800 undangan tersebut, Iis mengelak. "Banyak yang membantu, kok. Termasuk produser dan kedua orang tua. Mumpung saya juga ikut mengadakan, boleh dong meriah. Kalau pernikahan saya yang dulu, kan, saya tidak ikut menangani," ujar Iis yang oleh suaminya dibolehkan tetap menekuni karier sebagai penyanyi.
Dalam resepsi yang diadakan pukul 19.00, banyak tamu dari kalangan artis ikut hadir. Antara lain Rina Gunawan, Ari Sihasale, pasangan Rika Callebout- Ari Sigit, Marini, Reggy Lawalata, Deddy Dhukun, Anjas-Dian Nitami, Jeremy Thomas- Ina, Alya Rohali-Erry, Dyah Permatasari- Anton, Astri Ivo, Sys NS, Connie Suteja, Ida Kusumah, Ria Irawan, Sania, Cheche Kirani, AB Three, dan Dorce Gamalama. Dari kalangan bukan artis hadir antara lain Chossy Latu dan Gubernur DKI Sutiyoso. Hadir pula rekan-rekan Andri dari Garuda Indonesia.

Sudah Lama Dekat
Ruang resepsi tampak asri dengan nuansa hijau dan putih. Nuansa alami amat terasa. Di mana-mana ada dedaunan serta bunga krisan, lili putih hingga sedap malam yang semerbak. Di beberapa sisi ruangan diletakkan lampion-lampion berbentuk kupu-kupu sehingga mempercantik suasana. Jalur menuju ke pelaminan dihiasi janur. Sesekali terdengar bunyi kicau burung dari speaker yang tersembunyi. Iis dan Andri yang malam itu memakai busana Jawa nuansa biru dan cokelat tampak sumringah menyalami para tamu.
Seluruh elemen yang berada di pelaminan pun didominasi pepohonan dan bunga-bunga berwarna putih pas dengan penampilan kedua mempelai yang mengenakan busana kebaya dan beskap kreasi perancang Adjie Notonegoro.
Tak cuma itu, hijau yang menjadi warna kegemaran Iis juga menghiasi tanda mata pernikahan mereka yang berbentuk cakram rekaman lagu-lagu Iis berjudul Pinang Aku Abang, Tak Tahan Lagi, serta Kanda yang dipersembahkan Iis khusus kepada Andri.
Di pelaminan, Salsa, anak Iis duduk sembari bermain-main. Beberapa kali Andri terlihat bercakap-cakap dengan Salsa sembari menyalami tamu. Bahkan, Andri juga mengambilkan mainan Salsa yang jatuh ke lantai. "Saya memang dekat dengan Salsa sejak dulu. Dia selalu memanggil saya Papa," jelas Andri. Iis juga memanggil Andri dengan sebutan yang sama.
Menjelang akhir acara, Iis menyanyikan lagu Biru ciptaan Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun didampingi suami dan anaknya. Iis kemudian mendaulat Mayangsari ke atas panggung untuk menyumbang lagu From This Moment, diiringi alunan musik pimpinan Purwacaraka. (Tokoh Indonesia, Repro Nova)

  Lead
"Cukup lama kami menunggu waktu untuk bisa menikah dan merayakannya seperti malam ini. Syukur, ternyata semuanya berjalan dengan baik dan banyak teman yang datang," ujar Iis

 

 

 

  Editorial

 

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero