|
|
|
| MTI KHUSUS 02 |
|
|
 |
MTI-K-02 (INDEX)►
UTAMA:
01
02
03
04
05 BUPATI:
06 07
08
09
10
11
12
13 WABUP:
14 SEKKAB:
15 GERBANG DAYAKU:
16
17
18
19 KAPUR
SIRIH: 20 ==
Kutai Kartanegara (19)
Prioritas Pembangunan Desa
MTIK 02: Pemkab Kutai Kartanegara
menempatkan pembangunan desa dalam skala prioritas. Salah satu cara yang
telah direalisasikan dalam beberapa tahun terakhir adalah pemberian dana
Gerbang Dayaku Rp 1.5 milyar sampai Rp 2 milyar per desa.
Jika sebelumnya pemberian dana Gerbang Dayaku itu
diberikan sama rata per desa,lalu setelah dievaluasi, yang tercantum
dalam Buku Putih, tidak lagi menganut asal main pukul rata. penetuan
pengalokasian dana itu ditentukan berdasar dari penilaian potensi desa,
jumlah penduduk, dan luas wilayah. Jadi penerapannya mengacu pada skala
prioritas di desa masing-masing.
Tidak lagi sama antara desa yang satu dengan desa lainnya. “Ada desa
yang dapat Rp 2 miliar, Rp 1.7 miliar dan Rp 1,5 miliar,” kata Bupati
Kukar H Syaukani HR. Setelah dievaluasi, ternyata keperluan desa memang
berbeda-beda. Dana tersebut selain untuk keperluan infrastruktur berkala
kecil, seperti proyek semenisasi gang, timbunan, hingga pembangunan
jembatan lingkungan, juga termasuk dana bergulir usaha kecil menengah (UKM)
antara Rp 300 juta - Rp 500 juta. Alokasi pengunaan dana Gerbang Dayaku
itu dicantumkan dalam Buku Putih secara transparan, yang bisa dibaca dan
diawasi rakyat dan berbagai pihak.
Sementara itu, Komisi II DPRD Kukar yang meninjau jalan desa di beberapa
kecamatan mengharapkan Pemkab Kutai Kartanegara memprioritaskan
pembangunan jalan desa pada tahun 2007. Hal ini untuk menerobos wilayah
tengah dan pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang akses
jalannya masih sulit. Padahal wilayah itu memiliki potensi ekonomi di
bidang pertanian dalam arti luas. Banyak hasil bumi yang akhirnya tidak
memberikan peningkatan ekonomi masyarakatnya, lantaran tidak dapat
dipasarkan secara langsung.
Seperti diutarakan Marwan SP, Komisi II DPRD Kukar yang meninjau Rute
Desa Balai Agung, Sungai Payang, Jonggon, SP5, Sedulang, dan Kedang Ipil,
yang masing-masing masuk ke dalam wilayah administrasi Kecamatan Loa
Kulu, Kota Bangun dan Muara Kaman, persoalan jalan di tiga kecamatan
tersebut, memang sangat memprihatinkan.
Begitu pula hasil peninjauan rombongan Komisi II DPRD Kukar lainnya, di
bawah Pimpinan Ketua Komisi, H Setia Budi, dan H Fathur Rachman, yang
menelusuri pembangunan jalan di Desa Muara Ritan, Gunung Sari, Long
Beleh, Pulau Pinang, Desa Perdana, Bukit Layang dan Desa Kelekat, yang
berada dalam wilayah Kecamatan Tabang, dan Kembang Janggut.
Berdasarkan peninjauan di lapangan itu, diharapkan pemerintah dapat
memberikan perhatian lebih, ke arah pembangunan dan perbaikan sarana
jalan serta angkutan. Karena hanya dengan cara itu, pengentasan
kemiskinan dan program pembangunan dapat berjalan.
Pembangunan di wilayah hulu, hanya akan berhasil apabila pemerintah
telah mampu, membuka jalan darat di kawasan tersebut. Selama ini
masyarakat mengusahakan apapun, selalu terkendala isolasi wilayah, yang
hanya dapat diakses melalui sungai.
Penggerak Desa Mandiri
Program pembangunan masyarakat pedesaan yang dicanangkan Pemkab Kukar,
juga direalisasikan melalui pelatihan Pemuda Penggerak Desa Mandiri (PPDM).
Program ini dilakoni Dinas Pendidikan Luar Sekolah Pemuda dan Olahraga (Dikluspora)
Pemkab Kukar untuk membina masyarakat mulai anak usia dini, pemuda,
orang dewasa, hingga usia lanjut melalui kegiatan pendidikan, serta
pelatihan luar sekolah.
Melalui kejar paket A, B, C, dan berlanjut hingga pada life skill sesuai
bakat dan kemampuan masyarakat setempat. PPMD ini bertujuan membuka
wawasan berpikir generasi muda bahwa di pedesaan juga menjanjikan masa
depan yang cerah, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan
masyarakat desa, serta sebagai salah satu cara mengatasi urbanisasi,
mengatasi pengangguran terdidik dan mengubah desa menjadi desa sejahtera
dan maju.
Adapun teknik pelatihan dilakukan dengan ceramah, diskusi kelompok, dan
praktik. Materi pelatihan meliputi pertanian, peternakan, perke-bunan,
perikanan, pembekalan pemuda mandiri. ►mtik
*** Majalah Tokoh Indonesia (www.e-ti/majalah)
|
|