| |
C © updated 28122007 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/setneg |
|
| |
Nama :
Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
Lahir :
Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949
Jabatan:
Presiden Republik Indonesia
Istri :
Kristiani Herawati,
putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo
Pangkat terakhir :
Jenderal TNI (25 September 2000)
Alamat Rumah:
Jl. Alternatif Cibubur Puri Cikeas Indah
No. 2 Desa Nagrag Kec. Gunung Putri Bogor-16967
|
|
| |
|
|
|
|
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Indonesia on The Move
Jakarta 28 Desember 2007: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meluncurkan
buku karyanya berjudul Indonesia On The Move, hari Jumat (28/12/2007)
sore. Ini buku kedua SBY, buku pertama Transforming Indonesia. Kedua
buku ini berisi kumpulan tulisan dan pidato SBY sebagai Kepala Negara di
hadapan berbagai forum nasional dan internasional. Buku Indonesia On The
Move diedit Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, diterbitkan
Buana Ilmu Populer, 2007.
Presiden SBY berharap melalui buku Indonesia On The Move dunia luas
dapat lebih mengenal Indonesia. "Melalui buku ini dan buku edisi
sebelumnya Transforming Indonesia, saya ingin memberikan gambaran
sesungguhnya tentang Indonesia yang sedang begerak menuju kemajuan,"
ujar SBY. Ditambahkan, tentunya proses bergerak majunya Indonesia ini
harus disampaikan secara jujur.
Menurut Presiden SBY bahwa sejak krisis pada tahun 1997 hingga saat ini,
Indonesia bergerak menuju ke arah yang lebih baik."We are on the move.
Meskipun kita belum puas dengan keadaan sekarang dan masih banyak yang
harus kita lakukan, tetapi sudah tampak kemajuan, arahan, dan agenda
nyata dari pemerintah. Kredit ini harus diberikan kepada semua pemimpin
yang pernah mengemban tugas negara selama ini," ujar SBY.
Lalu SBY menjelaskan mengapa ia setuju artikel dan pidatonya dibukukan,
dan mengapa di setiap kesempatan selalu ia gunakan untuk menyampaikan
sesuatu. “Karena saya ingin agar Indonesia makin dimengerti dengan baik
oleh dunia,” katanya. Selama ini, kata SBY, banyak orang salah mengerti
tentang Indonesia, dan kita dihakimi oleh persepsi, bukan realitas.
“Melalui buku ini saya ingin menyampaikan arah pembangunan pasca krisis,
ideologi kita sebagai bangsa, dan karakter kita harus dimengerti dunia,"
jelasnya.
Kedua buku SBY itu diterbitkan dalam bahasa Inggris, sehingga menuai
kritik dari sebagian kalangan karena tidak bias dibaca rakyat di seluruh
pelosok tanah air. Menjawab kritik itu, SBY menjanjikan timnya di bawah
pimpinan Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal sebagai editor, akan
bekerja keras untuk menerbitkan buku ini dalam bahasa Indonesia.
Menurut SBY, di Indonesia budaya membaca masih rendah. "Bila tidak kita
ubah budaya itu maka masa depan kita tidak cerah. Saya ingin menjadi
bagian dari perubahan ini. "Saya mengajak seluruh rakyat, marilah kita
membangun diri menjadi masyarakat membaca dan belajar. Teruslah
menghidupkan kegemaran untuk membaca karena membaca adalah investasi,
solusi, dan bisa mengubah nasib bangsa," ajak SBY.
Pada kesempatan itu, Ibu Ani Bambang Yudhoyono meluncurkan "Gerakan
Gemar Membaca" yang ditandai dengan peletakan book-drop atau kotak
sumbang buku di Toko Buku Gramedia Matraman, Jakarta Pusat. Kotak
sumbang buku ini akan ada di semua cabang Toko Buku Gramedia di seluruh
Indonesia, untuk mempermudah bagi masyarakat di seluruh Indonesia yang
ingin menyumbangkan buku bagi anak-anak yang membutuhkan. Presiden SBY
dan Ibu Ani menjadi orang pertama yang menyumbangkan buku dengan
memasukkan beberapa buku dalam kotak book-drop.
Sementara itu, Presiden Komisaris Kompas Gramedia, Jacob Oetama dalam
sambutannya menjelaskan, lewat beragam pidatonya di depan berbagai forum
nasional dan internasional, SBY menjelaskan fase baru yang sedang
dilalui dan dikerjakan bangsa Indonesia. "Judul bukunya pun adalah
Indonesia On The Move, Indonesia is a nation on the move, bukan a nation
in waiting, demikian catatan Presiden selaku penulisnya," kata Jacob.
Menurut Jacob, tema paparan Presiden di forum internasional adalah
kerjasama dengan saling percaya dan menghormati di antaranya dengan
tujuan mewujudkan tujuan Pembangunan Abad Milenium (MDG) dan pengentasan
kaum miskin dan tertinggal di seluruh dunia. Usai menyampaikan sambutan,
Jacob menyerahkan buku Indonesia On The Move kepada Presiden SBY.
Selanjutnya, SBY didampingi Ibu Ani menyerahkan sepuluh eksemplar buku
tersebut kepada sepuluh tokoh dari berbagai kalangan. Di antaranya Dubes
RRC, Dubes Norwegia, Dubes Palestina, Dubes Singapura, dan Ketua Kadin
M.S Hidayat.
Acara peluncuran buku itu, sekaligus meresmikan Perluasan Toko Buku
Gramedia Matraman, Jakarta Timur. Hadir dalam acara itu antara lain
Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Menneg Pemberdayaan
Perempuan Meuthia Hatta, Mendiknas Bambang Sudibyo dam Gubernur DKI
Jakarta Fauzi Bowo.
►e-ti/doan
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia
BIOGRAFI ==
01
02
03
04
05
06
07 ==
|
|