A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Pidato
 ► Buku
 ► Organisasi
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 30012006  
   
  ► e-ti/setneg  
  Nama :
Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
Lahir :
Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949
Jabatan:
Presiden Republik Indonesia
Istri :
Kristiani Herawati,
putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo
Pangkat terakhir :
Jenderal TNI (25 September 2000)

Alamat Rumah:
Jl. Alternatif Cibubur Puri Cikeas Indah
No. 2 Desa Nagrag Kec. Gunung Putri Bogor-16967
 
 
     
 
BERITA

 

BIOGRAFI ==   01   02   03   04   05   06   07   ==

 

Presiden Yudhoyono

Dinominasi Terima Nobel Perdamaian


TI 30/01/2006: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinominasikan menjadi penerima Nobel Perdamaian 2006. Presiden dinominasikan Robert Wexler anggota Kongres AS dari Partai Demokrat. Penyelesaian konflik di Aceh antara pemerintah dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) serta penanganan badai tsunami menjadi faktor terpenting penilaiannya.

Robert Wexler, anggota senior Komite Hubungan Internasional Kongres AS yang baru berkunjung ke Indonesia itu dalam keterangan pers yang dikirim ke beberapa media di Indonesia,  mengatakan, dirinya sangat terkesan dengan SBY selama menjalankan tugasnya, terutama dalam penyelesaian konflik di Aceh yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian damai antara pemerintah dan GAM pada Agustus 2005 serta penanganan badai tsunami SBY.

 

Menurut Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, bulan lalu Wexler datang ke Indonesia dan mengatakan soal penyelesaian Aceh yang dilakukan Pemerintah Indonesia di Helsinki, Finlandia, Agustus 2005 setaraf dengan penyelesaian masalah Palestina dan penyelesaian berbagai masalah internasional.

 

Oleh sebab itu Wexler menilai, SBY layak mendapatkan penghargaan tertinggi karena berprestasi ikut menyukseskan perdamaian dunia.

Dino telah menyampaikan berita nominasi itu kepada Presiden kemarin. Presiden menerima baik dan mengucapkan terima kasih atas pencalonan dirinya sebagai penerima hadiah Nobel Perdamaian 2006. Menurut Presiden, ini suatu penghargaan kepada bangsa Indonesia.

Robert Wexler, dalam suratnya kepada Komite Nobel, menyebutkan, Yudhoyono patut dihargai, karena meski harus menghadapi bencana dahsyat tsunami pada 26 Desember 2004 dan ancaman wabah flu burung, ia mampu memantapkan politik, ekonomi, dan bantuan kemanusiaan.

Menurut Wexler, selama pemerintahannya setahun ini, SBY mampu membuat perubahan dramatis dan mengesankan. Selain memecahkan kebuntuan penyelesaian konflik di Aceh, SBY juga dia anggap sukses mengantisipasi ancaman wabah flu burung.

Komite Nobel Norwegia setiap tahun memberikan Hadiah Nobel untuk berbagai bidang, yakni perdamaian, ekonomi, sastra, kesehatan, kimia, dan fisika. Para kandidat dan pemenang hadiah Nobel ditentukan Komite Nobel yang anggotanya ditunjuk parlemen negara tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan, selama menjalankan tugas memimpin negara, SBY tidak menargetkan bisa menerima penghargaan tertentu. Andi mengatakan tugas yang dijalankan presiden adalah dalam rangka menjalankan amanat rakyat yang memilih beliau saat pemilihan umum. ►ti

 

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia