| |
C © updated 17012006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/trendigital.com |
|
| |
Nama:
RM Roy Suryo
Lahir:
Yogyakarta, 18 Juli 1968
Agama:
Islam
Istri:
Ririen Suryo
Ayah:
Prof Dr dr KPH Soejono Prawirohadikusumo, SPs, SP Kd.
Ibu:
R Ay. Soeratmijati Notonegoro
Pendidikan:
Magister Perilaku dan Promosi Pascasarjana UGM.
Karir:
- Dosen dan konsultan multimedia di ISI dan UGM
- Tutor Diklat RCTI, TPI & Reguler di SAV Puskat & Mandiri (mulai 1997)
- Widyaiswara Sistem Informasi Diklat Depdagri & Deppen (mulai 1998)
- Konsultan Internet & Video Teleconference Polda DIY (mulai 1999)
- Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Teknologi / BPTIY (mulai 1999)
Penghargaan:
- Juara I Lomba Foto Perkebunan Tingkat Nasional (1995) - Juara I Nikon
Photo Contest JPVE (1995) - Juara II Lomba Foto Iptek Tingkat Nasional
(1995) - Juara II Lomba Foto Rona Marina Aerobic (1995) - Juara I Lomba
Foto Depparpostel Tingkat Nasional (1996) - Dosen Teladan II Fakultas
Seni Multimedia ISI Yogya (Juli 1998) - "IJTI-Award 2000" untuk bidang
pendidikan (Juni 2000) - Menerima "Golden Award Indonesian Telematika
Writer" (September 2000)
Alamat Rumah:
Jalan Magelang Km 5, Kav. Bima No. 8, Yogya 55284 Telepon 0815990-2811,
HP 0811282811 - 0818882811, dan Fax (0274) 589440
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
BIOGRAFI:
01
02
03
04 == RM Roy Suryo (02)
Tekuni Komputer dan FotografiGELAR raden mas di depan namanya pertanda dia keturunan darah
biru. Ayahnya Prof. Dr. dr. KPH Soejono Prawirohadikusumo SPs SP Kd.
Ibunya, R Ay Soeratmijati Notonegoro. Sejak kecil ia banyak teman main
di kampung belakang rumahnya. Bermain gundu atau layang-layang. "Saya
jadi lebih terbuka dan dapat menghormati orang lain," tuturnya.
Sejak SD sampai SMA, ia sudah gemar merakit elektronik. Walau setamat
SMA ia masuk Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, hobinya
tak ditinggalkan.
Roy menekuni komputer dan fotografi. Tanpa ia sadari, waktu itu,
penggabungan komputer dan fotografi itulah multimedia. Sejak kuliah ia
sudah mampu membuat virus komputer dan memahami bahasa program dan tetek
bengek komputer. “Tapi saya tak bisa aplikasi program Lotus,” katanya.
Namanya berkibar saat kasus Andi Ghalib terekspose. Kasus pembicaraan
antara presiden, waktu itu, Habibie dan Andi Ghalib saat menjabat Jaksa
Agung. Roy Suryo berhasil membuktikan bahwa rekaman pembicaraan kedua
orang itu asli. Ia juga membuktikan keabsahan foto Gus Dur dan Aryati
Sitepu. Bak detektif, ia ikut pula menguber Tommy Soeharto yang kabur
dari penjara. Toh meski deretan kasus yang ia bongkar mengendap, Roy tak
pernah kecewa."Yang penting bagi saya adalah pembuktian secara keilmuan.
Kalau menyangkut urusan politik, saya tak ikut campur," katanya. Karena
kegiatannya selalu berhubungan dengan sadap menyadap, sang kakak selalu
mengatakan: "Awas ada tukang sadap!"
Ke mana-mana suami Ririen itu selalu ditemani benda pusaka: tiga
handphone, sebuah handy talkie, dan laptop. Itu belum apa-apa. Delapan
parabola dan sepuluh televisi ngendon di rumahnya—beberapa rakitan
sendiri. Menurut dia, letak Indonesia di garis katulistiwa kerap
dilewati berbagai satelit, "Bodoh kalau kita tak memanfaatkannya untuk
gratisan," tuturnya sambil terbahak. Kesepuluh televisi itu ada di
berbagai sudut rumahnya, termasuk di kamar mandi. Dan itulah tempat
favoritnya membaca buku, atau mandi sambil nonton televisi.
Sejak SMA Roy gemar berpetualang, meski ia tahu benar orangtuanya bakal
melarang. Apa akal? Hanya camping, pamitnya pada kedua orang tuanya. Dan
karena itu ia selalu lolos dari pengawasan. Suatu ketika petualangan itu
terulang. Ia membeli rongsokan Mercy seharga Rp 600 ribu di Jakarta.
Diperbaikinya lalu dibawa ke Yogja seorang diri, di jalan ada saja
masalah ban copot, garda patah, sampai mesin ngadat. Tapi itulah
asyiknya katanya.
Cara tidurnya tidak biasa: tidur di atas jam tiga dini hari dan bangun
pukul 05.00. Kesempatan lain untuk tidur di taksi atau pesawat. "Bukan
waktu tapi kualitasnya," komentarnya soal tidurnya. Dan sang istri yang
dipacarinya selama delapan tahun itu mengerti benar. Ia tak perlu
menemaninya begadang, "Ia sudah tahu kebiasaan saya," katanya.
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|