A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Kolom
 ► Buku
 ► Galeri
  P R O F E S I
 ► Seniman
 ► Wartawan
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 14072005-20052002  
   
  ► e-ti/  
  Nama :
H. Rosihan Anwar
Lahir:
Kubang Nan Dua, Sumatera Barat, 10 Mei 1922
Pekerjaan:
Wartawan Senior
Alamat Rumah:
Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat
 
     
 
ROSIHAN ANWAR HOME

 

BIOGRAFI:   01   02   =

Rosihan Anwar

Symbol Kebebasan Berpikir

Dia wartawan, penulis, pendidik, seniman dan sejarawan sepanjang hidup. Sosok yang layak disenut sebagai simbol kebebasan berpikir. Rezim Orde Baru dan Lama menyimpan rasa love-hate terhadapnya. Karena dia selalu mengikuti insting jurnalistiknya, menyuarakan isi hatinya, mengungkapkan kebenaran, ketidakadilan. Tak satu gembok pun bisa mengunci kebebasan berpikirnya.
 

Rosihan Anwar (02)

Kesetiaan Wartawan Sejati

Bidang jurnalistik yang digelutinya benar-benar dimulai dari bawah. Meskipun korannya dibredel oleh Presiden Soekarno dan Soeharto, ia tak pernah berhenti menulis. Rosihan Anwar boleh dibilang legenda hidup pers Indonesia. Karena itu tak heran jika ia mendapat penghargaan Anugerah Kesetiaan Berkarya sebagai Wartawan.

 

 

 

 

         

KOLOM

Rosihan Anwar

Inggerisnya Pasifik

WASPADA 27/6/05: MASIH belum berhenti ulasan wartawan luarnegeri mengenai Schapelle Corby yang divonis oleh Pengadilan Negeri Den Pasar dengan hukuman penjara 20 tahun karena menyelundupkan marijuana ke Bali. Kenapa para wartawan itu menulis terus tentang Corby?

 

 

     

Rosihan Anwar

Ekonomi Pemimpin Asteng

WASPADA 30/5/05: TEAM Indonesia Bangkit adalah sekelompok ekonom yang pada awal Mei 2005 menggelar diskusi, mengundang pers dan menyerang team ekonomi pemerintah yang dinilai lemah mengelola makro ekonomi. Team Indonesia Bangkit terutama terdiri atas ekonom dari Indef seperti Hendri Saparini, Dradjad Wibowo, Didik Rachbini, Fadhil Hasan, Aviliani. Kadang-kadang Revrisond Baswir dari Gajah Mada ikut kelompok ini.