A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P R O F E S I
 ► Guru-Dosen
 ► Peneliti-Ilmuwan
  B E R A N D A
 ► Majalah TI
     ► MTI Khusus
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 31082007-02052003  
   
  ► e-ti/oposan  
  Nama:
Ong Hok Ham
Lahir:
1 Mei 1933
Meninggal:
Jakarta, 30 Agustus 2007
Agama:
Budha
Ibu:
Tan Siang Tjia
Pekerjaan:
Sejarawan
Pendidikan:
- HBS Surabaya
- SMA di Bandung
- Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI)
- Jurusan Sejarah Fakultas Sastra UI selesai tahun 1968
- Universitas Yale, Amerika Serikat

Alamat Institut Onghokham:
Jalan Cakrawijaya IX Blok D No 11, Kompleks Diskum TNI Angkatan Darat, Cipinang Muara, Jakarta Timur
 
     
 
BIOGRAFI

 

BIOGRAFI:  01  02  03  04  ==

 

Ong Hok Ham (1933-2007) - 1

Sejarawan Besar Indonesia

Sejarawan besar Indonesia tanpa gelar profesor, Ong Hok Ham, meninggal dunia dalam usia 74 tahun, Kamis 30 Agustus 2007, di kediamannya Jalan Cakrawijaya IX Blok D No 11, Kompleks Diskum TNI Angkatan Darat, Cipinang Muara, Jakarta Timur. Sebelum meninggal Ong Hok Ham sempat memberi wasiat agar rumahnya dijadikan museum.
 

Ong Hok Ham (1933-2007) - 2

Tanpa Gelar Profesor

Onghokham bukan pohon pisang, yang hanya berbuah satu kali. Di usia senja yang sudah semakin larut, dengan beragam kendala yang harus dia atasi, ternyata dia masih tetap bisa membuktikan jati dirinya sebagai seorang penulis yang tetap dan akan terus berkarya. Sakit dan penyakit ternyata tidak selamanya membatasi kegiatan seseorang.

 

Ong Hok Ham (1933-2007) - 3

Penderitaan Telah Berakhir

Oleh Toeti Kakiailatu: Penelitiannya tentang sejarah masyarakat Jawa, sejarah revolusi Perancis, dan sejarah Eropa secara umum sangat reflektif. Sejarawan yang membujang ini terkena stroke sejak 2001. Namun, nafsu makan enaknya tetap digemarinya. Kegemarannya akan makan telah mendorongnya untuk meneliti kajian makanan Indonesia.