A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
      :: Biodata
 ► Versi Majalah
 ► Berita & Opini
 ► Galeri
  P R O F E S I
 ► Guru-Dosen
 ► Konsultan
 ► Peneliti-Ilmuwan
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 18062004  
   
  ► e-ti/dok  
  BIODATA

Nama:
Prof. Dr. Laurence A. Manullang, MM, SE, SP
Lahir:
Porsea, 12 September 1941

Alamat :
Jl. Trimaran Indah I Blok J1 No.6, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Telepon: (021)-5884256


 
 
     
 
BIOGRAFI

 

BIOGRAFI =   01  02  03  04  05  06  07  =

 

Prof. Dr. Laurence Adolf Manullang (01)

Top Eksekutif Keuangan Dunia

Doktor ekonomi bidang manajemen akuntansi ini dikenal handal dalam teori dan terdepan dalam aplikasi. Pendiri, pimpinan dan guru besar STIE IBEK ini disegani sebagai seorang pemikir brilian dan top eksekutif keuangan dunia yang handal. Mantan Vice President of IAFEI, ini di mata para top eksekutif keuangan dunia, memiliki kompetensi dan jaringan luas untuk mengelola keuangan dan badan usaha negara dalam kapasitas decisive (menteri).

 

Prof. Dr. Laurence Adolf Manullang (02)

Top Eksekutif Keuangan Dunia (2)

Jalur Utama Akuntansi

Pada tanggal 12 Mei 2004 dia berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul “Analisis Efisiensi Pasar Modal Menggunakan Multiple Event Sosial Polilik dan Ekonomis” dari Universitas Persada Indonesia, untuk memperkaya Laurence dengan gelar Doktor yang ketiga, di mana dua gelar Doktor sebelumnya digondol di dua Universitas ternama di Amerika Serikat.  

 

Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (03)

Kisah Sukses Yatim-Piatu dari Narumonda

Kisah hidup si yatim-piatu dari Desa Narumonda, Porsea, Sumatera Utara, yang terkenal sebagai pemimpi (dreamer), cerdas dan sosok pekerja keras, ini laksana gudang pengalaman atau sumber mata air yang tak kunjung kering bagi siapa pun yang memandang pengalaman adalah guru yang terbaik. Dia rendah hati, jujur, tekun dan cerdas. Dia menapaki kehidupan langkah demi langkah, melintasi berbagai tantangan dan meraih berbagai keberhasilan. Sehingga menjadi seorang ekonom ternama dan top eksekutif keuangan berskala dunia.

 

 

 

         

Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (04)

Budaya dan Etos Kerja

Persepsinya terhadap kultur sangat positif. Saat ini, meskipun Laurence adalah seorang ekonom, penyandang Doktor Ekonomi dengan jalur minat utama Management Akuntansi, tetapi senang dan sedang mengadakan penelitian mengenai kultur Indonesia, untuk digunakan sebagai motivasi etos kerja. Agar tahan bekerja dengan jam-jam panjang dan produktif, percaya diri dan memiliki budaya malu melakukan kecurangan apalagi praktek korupsi dan memberantas budaya munafik.

 

Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (05)

Dekat dengan Tuhan

Di sebuah villa peristirahatannya di kawasan Coolibah, Puncak, Bogor, Jawa Barat wartawan TokohIndonesia DotCom masih melanjutkan wawancara menarik dengan Top Eksekutif Keuangan Dunia, Prof. Dr. Laurencce Adolf Manullang. Hampir setiap hari Sabtu, sebagai seorang penganut Kristen Advent yang taat, usai melakukan peribataan di gereja Masehi Advent Hari Tujuh yang terletak di Gedung Pertemuan Advent, Jalan M.T. Haryono, Jakarta Selatan biasanya Laurence bersama istri menghabiskan akhir pekannya di villa bagus itu.

     

Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (06)

Hormat pada Orang Tua

Setiap langkah dan alur pikir Prof. Dr. Laurence Adolf Manullang selalu berpijak pada landasan yang kokoh. Dalam kaitannya dengan hormat pada orangtua, misalnya, baginya bukan sekedar asal hormat saja tetapi, lebih dari penghormatan atas dasar kesantunan tetapi atas dasar keimanan.

 

Dr. Laurence Adolf Manullang (12)

Dilihat dari Dimensi Pendidikan Tinggi

Di alam era SDM Indonesia yang sedang mengalami degredasi daya saing lulusan perguruan tinggi yang tampil sebagai pecundang (looser) dimana tercatat faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain materialisme, ingin mendapat ijazah tanpa usaha, seakan-akan perguruan tinggi telah terperangkap menjadi sarang penipu, kemunafikan dan rasukan setan.