A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
     ► Sumut
  B E R A N D A
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 04052007  
   
  ► mti/esero  
  Nama:
HM Ali Umri, SH,SpN, MKn
Lahir:
Rantauprapat, 9April 1966
Agama:
Islam
Pendidikan terakhir:
Magister Kenotariatan, USU-2004
Jabatan:
Walikota Binjai

Ayah:
H.Syaiful Bahri
Ibunda:
Hj. Siti Maliah Br Hasibuan
Istri:
Hj.Rini Sofyanti (Lahir: Binjai, 17 Agustus 1978)
Anak:
1. H.M.Reza Syahputra
2.M.Riizky Syahputra
3.M Real Vata Syahputra
4.Siti Rerreiza Syahputa

Riwayat Pendidikan:
1.SD Taman Siswa Binjai (1979)
2.SMPN-1 Binjai (1982)
3.SMAN-1 Binjai (1985)
4.Sarjana Hukum (S-1), Universitas Dharma Agug Medan (1991)
5.Magister Kenotariatan (S-2), Universitas Sumatera Utara (2004)

Karir:
1. Ketua DPD AMPI Binjai (1993-1999)
2. Sekretaris MPI KNPI Binjai (1997-2001)
3. Sekretaris Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Binjai (1999-2004)
4. Bendahara MABMI Binjai (1999-2004)
5. Ketua GAPENSI Langkat (1996-2000)
6. Wakil Ketua KADIN Langkat (1997-2002)
7. Ketua ARDIN Langkat (1995-1999)
8. Ketua HIPPI Binjai (1994-1999)
9. Wkl.Ketua DPD Golkar Binjai (19982003)
10. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Binjai (1999)
11. Walikota Binjai (2000-2005)
12. Ketua DPD Golkar Binjai (2004)
13. Walikota Binjai priode kedua (2005-2010)
14. Ketua DPD Partai Golkar Sumut (2004-2009)
15. Ketua IKA-MKN Sumut (2005)
16. Ketua GAMI Sumut (2005)
17. Ketua Forum Komunikasi Kenotariatan Indonesia (2007)
18. Ketua Dewan Penasehat Al Ittihadiyah Sumut
19. Dewan Penasehat Angkatan Muda Siliwangi Sumut
20. Ketua Dewan Penasehat Tarbiyah Islamiyah Sumut
21. Presiden GAMI
22. Ketua Forum Komunikasi Kenotariatan Indonesia

 
 
     
 
MAJALAH TI - 37

 

MTI-37: TOKOH UTAMA:  01  02  03  04  KISAH HIDUP: 05  06  DEPTHNEWS: 07  08  PERSPEKTIF:  09  PEJABAT:  10  11  ==

 

HM Ali Umri, SH,MKn (02)

Tokoh yang Demokratis

 

MTI-37: Kemandirian dan kerja keras HM Ali Umri, SH, MKn menggapai kesuksesan, agaknya patut menjadi contoh bagi generasi muda di negeri ini. Betapa tidak, perjalanan karir Umri, meski usianya masih relatif muda, sudah berhasil menjadi orang sukses. Selain pernah menjadi walikota termuda di negeri ini, dia juga berhasil menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, sebuah partai terbesar dan pemenang Pemilu 2004 di negeri ini, dan berlatar swasta murni.

 

Dan dalam sejarah partai berlambang pohon beringin ini, Umri mungkin orang paling muda yang berhasil menjadi orang pertama (ketua) memimpin partai ini di tingkat provinsi.


Karena keberhasilan itu pulalah agaknya, maka menjelang pemilihan Gubernur Sumatera Utara priode 2008/2013, itu yang kini mulai hangat diperbin-cangkan kalangan masyarakat dan kalangan elit politik, namanya mencuat menjadi buah bibir dari kota sampai ke pesok desa, sekaligus mendaulatnya menjadi calon unggulan.


Sangat wajar memang Umri menjadi buah bibir dan didaulat warga masyarakat untuk dicalonkan menjadi orang nomor satu di provinsi ini lima tahun ke depan. Kesuksesannya membangun kota Binjai seperti sekarang ini dan berhasil meraih penghargaan dari berbagai institusi pemerintah, organisasi kemasyarakatan serta organisasi profesi, tidak kurang dari 58 penghargaan, juga kesuksesan memimpin belasan organisasi, sangat wajar memang dijadikan sebagai indikator keyakinan masyarakat untuk mendaulatnya menjadi calon Gubsu periode mendatang. Dia diyakini akan mampu membawa perubahan dan kemajuan di provinsi ini.


Keberhasilan Umri itu meraih berbagai penghargaan dan memimpin belasan organisasi kemasyarakatan, bahkan partai politik terbesar seperti Partai Golkar dan organisasi profesi bergengsi kenotarisan, memilihnya menjadi Ketua Forum Komunikasi Kenotariatan Indonesia (FOMKI) 2007, agaknya merupakan kredit point yang pantas dan patut dijadikan indikator, membludaknya dukungan kepadanya untuk dicalonkan menjadi orang pertama di pemerintahan provinsi ini untuk lima tahun ke depan.


Kesuksesan itu meski berhasil diraihnya, Umri belum merasa berhasil jika tidak dibarengi SDM. Kalau pun sudah menyandang gelar sarjana (S-1) di atas persyaratan minimal pendidikan SMA. Sebab menurutnya, SDM itu sangat mutlak dan menentukan apa pun profesinya dan pekerjaan seseorang. Betapun kesibukannya sebagai walikota dan ketua berbagai organisasi selama ini, Umri tidak pernah mengabaikan peningkatan SDM dirinya. Dibuktikan lewat keberhasilannya meraih gelar marter (S-2).


“Pendidikan itu mutlak. Bagaimana mungkin bisa berhasil sebagai pemimpin, jika SDM di bawah standar orang-orang yang dipimpinnya. Belajar itu tidak ada tamatnya, baik lewat pendidikan formal, otodidak berdasarkan pengalaman maupun melalui kursus, seminar dan simposium. Seorang pemimpin mutlak harus memiliki SDM,” tegas Umri.

Demokratis
Kisah keberhasilan Umri itu tak terlepas dari sikap ayahandanya H Syaiful Bahri yang sangat demokratis. Tidak pernah memak-sakan kehendaknya terhadap anak-anaknya. Sebagai anak ke-3 dari 4 bersaudara, sejak kecil Umri selalu diberikan kebebasan dan diarahkan untuk hidup mandiri dan bertanggung jawab.


Menurut Umri, orangtuanya tidak pernah bersikap kasar apalagi sampai main pukul. Orangtua hanya mengarahkan anak-anaknya lewat kesadaran masing-masing, tidak pernah memaksakan kehendaknya. Tapi selalu mengingatkan harus sekolah dan mengaji. Sekolah untuk bakal hidup di dunia dan mengaji untuk bakal kehidupan di akhirat. Hanya itu yang selalu diucapkan orangtua dengan sikap yang sabar.


“Sikap orangtua itulah menjadi motivasi bagi saya untuk mandiri dan bekerja keras. Kebebasan yang diberikan orangtua itu justru menjadikan saya cepat menjadi dewasa di luar umur sesungguhnya. Bukan sebaliknya berleha-leha di balik keberadaan orangtua meski sesungguhnya hal itu bisa dilakukan, karena orangtua saya seorang pengusaha,” kenang Umri.


Sejak kecil saya sudah berwira-swasta dan mandiri, bahkan di usia belasan tahun, ketika itu masih duduk dibangku kelas tiga SMA sudah terpilih menjadi ketua salah satu organisasi dunia usaha. Semua ini, tidak terlepas dari sikap orangtua dan kemauan kerja keras. “Sikap orangtua itu kini saya wariskan kepada anak-anak saya. Mereka saya berikan kebebasan dan kesadara tanpa kekerasan dan memaksakan kehendak,” lanjut Umri calon dambaan masyarakat menjadi Gubernur Sumut 2008-2013 tersebut. ► mti/aep

 

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)