|
|
|
JANGAN BELI KUCING DALAM KARUNG
Gunakan Hak Pilih Anda, 20 - 9 - 2004
|
|
|
|
|
|
|
| |
|
|
|
| |
|
|
|
Kontestan Pemilu Presiden
Putaran KeduaSenin, 20 September 2004
|
|
| |
|
|
|
|
Susilo Bambang Yudhoyono
Gaya
dan tutur bicaranya tenang, sistematis dan
berwibawa, sehingga ia populer bagi kaum ibu dan remaja putri.
Ia seorang yang beruntung mengandalkan popularitas politik. Pantas saja ia dijuluki 'Jenderal yang
Tampan". Ia pun mendirikan Partai Demokrat yang kemudian memperoleh suara
signifikan pada Pemilu 2004 dan mengantarnya menjadi Capres.
M. Jusuf Kalla (6)
Dwitunggal Capres-Cawapres
SBY-JK
dinilai punya keunggulan dan dapat saling melengkapi untuk memimpin bangsa
ini melakukan perubahan.
Banyak pihak melihat, posisi Jusuf Kalla sebagai Cawapres akan menjadi
faktor penting untuk mendulang suara bagi kemenangan pasangan ini dalam
Pemilu Presiden putaran kedua.
|
|
Megawati Soekarnoputeri (2)
Majalah
Forbes menempatkannya di urutan ke-8 dari 100 perempuan terkuat dunia. Seorang
pemimpin berkepribadian emas. Presiden RI ke-5 ini
teguh memegang prinsip, konsisten dan visioner. Dia pejuang
sekaligus simbol dan inspirasi reformasi. Jika jujur, harus diakui, tanpa putri pertama
Bung Karno, ini reformasi di negeri ini belum tentu terjadi.
K.H. Hasyim Muzadi
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU)
ini,
resmi menjadi Cawapres mendampingi Ketua Umum DPP PDI-P
Megawati Sukarnoputri pada Pemilu 2004. Kyai kelaharian Tuban, 8
Agustus 1944, ini menyatakan kiranya ia bisa berperan demi kesejahteraan
bangsa, antara lain dalam rangka pemberantasan korupsi.
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
No. |
Capres-Cawapres |
S u a r a |
|
Persentase |
|
| 1 |
Susilo-Kalla |
39,838,184 |
|
33,574 % |
|
| 2 |
Mega-Hasyim |
31,569,104 |
|
26,605 % |
|
| 3 |
Wiranto-Sholah |
26,286,788 |
|
22,154 % |
|
| 4 |
Amien-Siswono |
17,392,931 |
|
14,658 % |
|
| 5 |
Hamzah-Agum |
3,569,861 |
|
3,009 % |
|
| |
Total Suara Sah Suara
Tidak Sah |
118,656,868
2,636,976 |
|
100.00 % |
|
| Data
Manual-KPU Senin 26 Juli 2004 Pukul 21:06:25 |
Kontestan Pemilu Presiden
Putaran PertamaSenin, 5 Juli 2004 |
|
|
1 => 3 |
|
26,286,788 suara (22,154 persen) |
|
|
Wiranto
Mantan
Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto dan Wakil Ketua Komisi Nasional
HAM Salahuddin Wahid dideklarasikan sebagai calon presiden dan wakil
presiden dari Partai Golongan Karya. Pasangan ini menawarkan lima agenda
penyelamatan bangsa. Wiranto yang diterpa tuduhan terlibat pelanggaran
HAM janjikan perlindungan HAM. |
|
Salahuddin Wahid
Wakil Ketua
Komnas HAM ini resmi sebagai Cawapres mendampingi Capres Jenderal
TNI (Purn) Wiranto dari Partai Golkar. Gus Sholah menunjukkan
kekompakannya dengan Wiranto. Ia membela Wiranto soal pelang-garan HAM di
Timtim. Ia menegaskan, Tim Penyelidik Khusus Kasus Timtim
Komnas HAM hanya memanggil Wiranto sebagai saksi.
|
|
| |
|
|
|
|
2 => 2 |
|
31.569.104 suara (26,60 persen) |
|
|
Megawati Sukarnoputeri (3)
Si Mbak Pendiam ini tampil lugas, berbicara cukup panjang dan bermakna,
menanggapi pertanyaan para wartawan seusai mendaftar
sebagai Capres dari PDI-P berpasangan dengan KH Hasyim Muzadi, sebagai Cawapres, di KPU, Rabu
12 Mei 2004, Megawati memaparkan visinya mewujudkan kedaulatan NKRI
(Negara Kesatuan Republik Indonesia).
|
|
K.H. Hasyim Muzadi
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi,
resmi menjadi calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum DPP PDI-P
Megawati Sukarnoputri pada Pemilu 2004. Kyai kelaharian Tuban, 8
Agustus 1944, ini menyatakan kiranya ia bisa berperan demi kesejahteraan
bangsa, antara lain dalam rangka pemberantasan korupsi.
|
|
|
|
|
|
|
|
3 => 4 |
|
17,392,931suara (14,658 persen) |
|
|
Prof. Dr. M. Amien Rais
Partai
Amanat Nasional mendeklarasikan pasangan Amien Rais dan Siswono Yudo
Husodo sebagai calon presiden dan wapres hari Minggu 9 Mei 2004 di halaman
Gedong Joeang 45, Jakarta. Dwitunggal yang disebut sebagai koalisi
agamis-nasionalis dan nasionalis-agamis itu bertekad membangun kedamaian
dan menuntaskan reformasi. |
|
Siswono Yudohusodo (1)
Selama menjabat
menteri (1988-1998), ia telah teruji
bersih dari KKN. Ketua Umum HKTI penerima Entrepreneur Agribusiness Award
2003, ini telah menjalani pergulatan hidup mulai dari pengusaha, politisi, menteri, petani hingga didaulat
menjadi calon wakil presiden independen Pemilu Presiden 2004. Ia Cawapres teruji
bersih KKN!
|
|
|
|
|
|
|
|
4 => 1 |
|
39.838.184 suara (33,574 persen) |
|
|
Susilo Bambang Yudhoyono
Gaya
dan tutur bicaranya tenang, sistematis dan
berwibawa, sehingga ia populer bagi kaum ibu dan remaja putri.
Ia beruntung mengandalkan popularitas politik. Pantas saja ia dijuluki 'Jenderal yang
Tampan". Ia pun mendirikan Partai Demokrat yang kemudian memperoleh suara
signifikan pada Pemilu 2004 dan mengantarkannya menjadi calon presiden.
|
|
M. Jusuf Kalla
Pengusaha sukses dan kader Golkar ini seorang tokoh yang dinilai ‘bersih’ dan dapat
diterima semua golongan. Tak heran bila ia mendapat kesempatan menjabat menteri. Ia pun menjadi
tokoh utama perdamaian Malino. Tokoh bersahaja ini pun sempat ikut
konvensi capres Golkar, sebelum dipinang SBY menjadi pasangan Cawapres.
|
|
|
|
|
|
|
|
5 => 5 |
|
3,569,861suara (3,009 persen) |
|
|
Dr. H. Hamzah Haz
Ketua
Umum DPP PPP ini akhirnya dideklarasikan sebagai calon presiden
berpasangan dengan Agum Gumelar. Ia yang semula diproyeksikan menjadi
Cawapres, akhirnya menjadi Capres untuk menjalankan mandat parpol. Duet
yang terkesan mendadak ini, paling terakhir mendaftarkan pencalonan ke KPU,
Rabu 12 Mei 2004.
|
|
Agum Gumelar
Mantan
Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus TNI AD, ini terpilih menjadi
Cawapres mendampingi Hamzah Haz dari PPP. Ia mengemukakan esediaannya
menerima tawaran menjadi cawapres karena tekadnya untuk melanjutkan
langkah reformasi seperti yang "diteriakkan" pada tahun 1998.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Komisi Pemilihan Umum
Jakarta, 22/05/2004: KPU dalam SK Nomor
36 Tahun 2004 tanggal 22 Mei 2004, menetapkan lima pasangan capres-cawapres peserta Pemilu Presiden
5 Juli 2004, yakni: (1) Wiranto-Salahuddin Wahid, (2) Megawati Soekarnoputri-Ahmad Hasyim Muzadi,
(3) Amien Rais-Siswono Yudohusodo, (4) Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, serta
(5) Hamzah Haz-Agum Gumelar.
|
|
Susilo-Kalla dan Megawati-Hasyim
Jakarta, 26/03/2004: Pasangan Capres-Cawapres Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dan Megawati
Soekarnoputri-Hasyim Muzadi memenangi pemilu presiden putaran
pertama tanggal 5 Juli 2004 dengan masing-masing memperoleh 39.838.184
suara (33,574%) dan 31.569.104 suara (26,60%). Kedua pasangan
itu maju ke Pemilu Presiden tahap kedua 20 September 2004. |
|