A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Pernikahan
 ► Sebelumnya
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 


 
EDITORIAL  
 
   

Kekuatan Moral

Hari-hari ini, hampir semua kita berpendapat bahwa keterpurukan bangsa ini adalah akibat runtuhnya moralitas bangsa, terutama di kalangan elit. Artinya, sesungguhnya kita masih memiliki kesadaran (pengetahuan) bahwa bangsa ini akan bangkit dari keterpurukan jika kita (terutama para elit) mampu menjagai nurani dan moralitas masing-masing. Tetapi, sayang, kesadaran tentang kekuatan nurani dan moral itu hanya berada pada retorika di ujung lidah, tidak lagi berada di dalam jiwa dan perilaku kita.

 

Terkorup di Dunia

Indonesia terkorup kedua di Asean, ketiga di Asia dan keenam di dunia. Hasil survei Transparansi Internasional yang dirilis di Jakarta Selasa 7/10/2003 menyebutkan Indonesia bersama Kenya merupakan negara paling korup keenam di dunia dari 133 negara dengan nilai index persepsi korupsi 1,9 dari rentang nilai 1 sampai 10. Di regional Asean Indonesia terkorup, kecuali dibanding Myanmar. Sementara di kawasan Asia, hanya Bangladesh dan Myanmar yang lebih korup dari Indonesia.


Memilih Orang Baik

Tokoh Indonesia DotCom, suatu media yang berobsesi bertutur tentang upaya mendorong tampilnya orang-orang baik negeri ini dalam kepemimpinan publik. Agak berbeda dengan beberapa media yang cenderung memilih menyoroti keburukan orang-orang dan institusi publik. Kecenderungan itu, tentu, bukan suatu hal yang salah dan jangan! Tetapi, izinkan pula media ini memilih menampilkan orang-orang baik. Sehingga tampilan buruk tidak harus selalu mendominasi potret bangsa ini secara absolut.

 

Tokoh Indonesia DotCom

Hari ini, Satu Tahun

Tanggal 20 Mei adalah hari bersejarah bagi bangsa ini. Hari berdirinya Budi Oetomo, yang kemudian setiap tahun diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Di tengah suasana bangsa saat ini, semangat kebangkitan nasional ini terasa amat penting direvitalisasi. Sebaiknya, harus dimulai dari setiap individu untuk bertanya perihal kontribusinya dalam proses kebangkitan bangsanya. Apa yang telah diberikan kepada bangsa dan negaranya. Dalam suasana itu, tepat satu tahun lalu, situs Tokoh Indonesia DotCom mulai dipublikasikan.

 

Tajuk Suara Pembaruan

Megawati Mulai Berani Bicara

Kamis 23/01/03: Memasuki tahun 2003, Negara kita dihadapkan dengan situasi politik yang makin memanas. Meskipun pemerintah telah merevisi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik, dan menunda kenaikan tarif telepon, unjuk rasa masih terjadi di beberapa tempat di Jakarta dan beberapa kota lainnya. Isu yang dilontarkan para pengunjuk rasa sudah bergeser dari penolakan kenaikan BBM menjadi tuntutan untuk memutuskan hubungan dengan lembaga donor internasional, penegakan supremasi hukum, mengadili koruptor sampai pada menjatuhkan duet Megawati-Hamzah.

 

Editorial Media Indonesia

Kejantanan Demokrasi

Kamis 23/01/03: Politik dan kekuasaan di Indonesia, suka atau tidak suka, adalah dunia yang didominasi laki-laki. Tetapi, para lelaki yang terjun ke dunia laki-laki itu, suka atau tidak suka, banyak sekali yang tidak jantan. Tidak mengherankan kalau dunia politik kita sarat dengan pertarungan yang kekanak-kanakan.

     

Kekuatan Moral

Terkorup di Dunia

Orang Baik

Hari ini, 1 Tahun

Megawati Bicara

Demokrasi