|
|
ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA |
|
| Search |
|
|||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||
| :: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka :: | ||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||
|
|
C © updated 040703 | |||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Din SyamsuddinGolkar Takkan Calonkan Cak NurJakarta 3/7/03: Din Syamsuddin, tokoh muslim yang mantan Ketua Litbang DPP Golkar pada masa jayanya BJ Habibie, berkeyakinan bahwa Partai Golkar tidak akan mencalonkan Nurcholish Madjid sebagai presiden. Karena, menurutnya, Golkar sulit menerima capres dari luar partai, yang selama ini tidak terlibat dalam perjuangan partai. Nurcholish Madjid (Cak Nur) telah secara resmi mengumumkan ikut dalam konvensi nasional Partai Golkar dalam pencalonan presiden pada Pemilu 2004. Namun, Din mengatakan dari semula ia tidak yakin Cak Nur mau dicalonkan oleh Partai Golkar. Ia mengatakan hal itu seusai mengikuti peresmian Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah ke-2 oleh Wapres Hamzah Haz di Istana Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis 3/7/03. Alasannya, terdapat perbedaan sejarah antara Cak Nur dan Partai Golkar. Partai Golkar, menurutnya, tidak sesuai dengan Cak Nur yang telah menjadi simbol Bapak Bangsa. Maka ia meminta Nurcholish agar berhati-hati. Karena bila tidak terpilih lewat Partai Gollkar akan menurunkan derajatnya sebagai Bapak Bangsa. *e-ti
Dua Wartawan RCTI Ada di Sarang GAMLhok Seumawe 3/7/03: Dua wartawan RCTI Sory Ersa Siregar dan Ferry Santoro (kamerawan) yang dinyatakan hilang sejak lima hari lalu, sudah melakukan kontak dengan Redaksi RCTI. Keduanya berada di markas Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Aceh Timur. Juru bicara Komando Operasi (Koops) TNI Letkol CAJ Ahmad Yani Basuki di Lhok Seumawe, 3/7/03, mengatakan memang sudah ada laporan dari Wakil Pemimpin Redaksi RCTI kalau pihaknya sudah melakukan kontak dengan Ersa. “Jika lokasi sudah diberi tahu maka kita siap menjemputnya," kata Ahmad Yani. Kondisi Ersa dan Ferry dikabarkan dalam keadaan baik. Keduanya ditangkap GAM Minggu (29/6) pukul 09.00 WIB dalam perjalanan antara Langsa dan Peureulak menuju Lhok Seumawe. Bersama mereka ikut ditangkap, seorang sopir dan dua perempuan yang diduga menumpang mobil RCTI. Komandan Operasi GAM Wilayah Peureulak, Aceh Timur, Tengku Ishac Dawood, dalam wawancara dengan KBR 68H, kemarin, mengakui menahan wartawan RCTI berkaitan dengan liputan mereka di Aceh yang dinilai memihak TNI dan Indonesia. Dawood menjamin keenam orang itu akan dilepaskan paling lambat dalam tujuh hari ini. *e-ti Tommy Soeharto Ajukan PK atas Vonis PN JakpusJakarta 3/7/03: Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Tommy Soeharto, mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonis Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang menjatuhkan vonis 15 tahun penjara atas kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita. Humas PN Jakpus Andi Samsan Nganro mengungkapkan hal itu kepada pers di Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) saat istirahat sidang perkara Abu Bakar Ba'asyir, Kamis 3/7/03. Menurut Andi Tommy telah mengajukan PK minggu lalu. Lalu, Ketua PN Jakpus M Saleh telah menunjuk tiga majelis hakim, yakni Ridwan, Sunarjo, dan Panusunan Harahap. Pemeriksaan PK ini akan dilakukan di PN Cilacap karena Tommy menjalani hukuman di LP Nusakambangan. Berdasarkan Buku II Mahkamah Agung, pemeriksaan atas PK yang diajukan Tommy dapat dilaksanakan di daerah terpidana menjalani hukuman. Sehubungan dengan itu, majelis hakim dari PN Jakarta Pusat sudah mengirim surat dengan penetapan kepada PN Cilacap. *e-ti |
Gus Dur Minta Sekjen PKB DipecatJakarta 3/7/03: Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selaku Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah mengusulkan pemberhentian Sekjen DPP PKB Saifullah Yusuf dalam rapat dengan sejumlah fungsionaris PKB pada Rabu (2/7) malam. Alasannya, Saifullah telah melakukan sejumlah langkah yang dianggap bertentangan dengan kebijakan partai. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum DPP PKB Mahfud MD kepada pers di sela-sela acara peluncuran biografi Gus Dur berjudul Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid di Hotel Borobudur Jakarta, 3/7/03. Sementara ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Gus Dur, ia mengatakan, "Siapa yang mau mecat? Itu kan dirapatkan. Dibentuk panitia tiga untuk menyelidiki Saifullah. Ya nanti tergantung apa kata yang tiga orang itu." Ketiga orang yang ditugaskan mengklarifikasi itu adalah Nurhadi Iskandar Al Barsani sebagai ketua tim, AS Hikam dan Mahfud MD. *e-ti |
|||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
| Copyright © 2003 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero |