|
Bajoe Narbito
Telkomsel Meraih 9 Juta Pelanggan
Dirut Telkomsel Bajoe Narbito secara resmi mengumumkan keberhasilan
perusahaannya meraih 9 juta pelanggan dengan menguasai 53% pangsa pasar
selular di Indonesia. Pada kesempatan yang sama di Planet Hollywood,
Jakarta, 30/10/2003, Bajoe Narbito juga meluncurkan paket perdana
simPATIsiaga melengkapi layanan mudik TELKOMSELsiaga yang memberikan
bonus “GRATIS terima telpon di seluruh Indonesia selama periode mudik,
15 November - 31 Desember 2003”.
Kartu perdana edisi khusus simPATIsiaga ini dikeluarkan dengan harga
khusus yakni Rp 75.000 (termasuk PPn 10%) dengan jumlah pulsa Rp 65.000
(termasuk bonus pulsa Rp 15.000). Produk ini akan mulai didistribusikan
di Jakarta dan menyusul ke daerah lain di seluruh Indonesia.
Program TELKOMSELsiaga 2003 dengan tema 'Mudik Aman dan Menyenangkan'
ini merupakan layanan mudik tahunan yang ke-7 kalinya diselenggarakan
dan dilengkapi dengan hal-hal baru yang bermanfaat bagi pelanggan. Tahun
ini, Telkomsel menambahkan mitra Asuransi dan Content Provider dalam
sinergi pelayanannya, di samping mitra yang sudah berlangsung tahunan
seperti: ATPM Mobile, Radio, merchant produk & jasa, serta pihak
Kepolisian.
Telkomsel bekerjasama dengan 21 ATPM mobil dan 21 stasiun radio, yang
siap memandu dan memberikan pelayanan di sepanjang jalur TELKOMSELsiaga
2003 Lampung-Jawa-Bali. Telkomsel juga bekerjasama dengan perusahaan
asuransi ternama CIGNA dengan memberikan Asuransi kecelakaan selama
mudik kepada pelanggan, hanya dengan mendaftar melalui SMS. Pelanggan
cukup mengetik “Asuransi” dan kirim ke 2580, dengan biaya premi Rp 5.000
ditambah biaya SMS Rp 250 (kartuHALO) atau Rp 350 (simPATI).
Bila
terjadi kecelakaan yang berakibat kematian, pelanggan akan mendapatkan
santunan Rp 50 juta dan Rp 250.000 untuk biaya inap di rumah sakit
setiap harinya. Kartu Asuransi yang merangkap sebagai kartu
keberuntungan tersebut memungkinkan seluruh pelanggan Telkomsel di
seluruh Indonesia, baik pelanggan kartuHALO maupun pengguna simPATI
turut ambil bagian menguji keberuntungan lewat angka yang muncul di atas
kartu setelah bagian abu-abu dari kartu itu digosok. Telkomsel
menyediakan 200 ponsel Nokia, 100 ponsel Nokia 3530 dan 100 ponsel Nokia
2100, bagi mereka yang beruntung.
Selama tahun 2003 ini, pertumbuhan pelanggan Telkomsel sangat pesat di
mana rata-rata setiap bulan sekitar 300.000 pelanggan. Pertumbuhan yang
pesat ini menuntut Telkomsel untuk terus meningkatkan kenyamanan
berkomunikasi dengan High Performance Network yang diwujudkan dengan
penggelaran sekitar 4.600 BTS (Base Transceiver Station), yang didukung
oleh sekitar 150 BSC (Base Station Centre) dan 50 MSC (Mobile Switching
Centre).
Jaringan dualband Telkomsel (GSM 900 & 1800) kini telah meng-cover lebih
dari 85% populasi di seluruh Indonesia atau lebih dari 500 kota besar
dan ribuan kecamatan. Bahkan Telkomsel telah menggelar lebih dari 225
BTS indoor solution di gedung-gedung utama di kota besar (contoh di
Jakarta sudah 90% gedung perkantoran, mall dan pusat bisnis lainnya
terlayani oleh jaringan Telkomsel).
Melihat potensi pasar yang masih sangat luas, Telkomsel melalui strategi
‘Maximum Sustainable Growth’ terus bertekad untuk menjadi yang terbaik
di Indonesia bahkan di tingkat Asia. Hal ini tersirat dalam visi
perusahaan “mempertahankan dan meningkatkan posisi sebagai leading
mobile network and service provider serta menjadi salah satu operator
terbaik di Asia, dengan menyediakan layanan selular seluas-luasnya
berstandar layanan kelas dunia mengacu pada kepuasan pelanggan”. * e-ti/mlp |
|
Wawancara Theo L Sambuaga (2)
Pertama, aparatur pemerintahan harus berdasarkan sistem good
governance. Kedua, civil society harus kuat. Sektor negara seperti
pemerintah, MA, BPK dan sektor masyarakat seperti pers, mahasiswa, LSM,
Parpol harus diberdayakan. Semuanya ini harus kuat tidak hanya di Pemilu
saja tetapi setelah Pemilu terus diperkuat.
|
|